kampus 3 umm

A. GAMBARAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), merupakan salah satu amal usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan tinggi. Berdiri sejak tahun 1964, memiliki motto menjadi The Real University dengan mempadukan tradisi keilmuan dan nilai-nilai keislaman, sebagai pilar utama yang tercermin pada intensitas kegiatan pendidikan, pengajaran, riset serta pengabdian kepada masyarakat yang tak kenal henti. Pengembangan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kedepan sekurangnya harus memperhatikan secara konsisten pada 3 (tiga) hal; Pertama, keberadaan Universitas Muhammadiyah Malang tidak bisa dilepaskan dari organisasi Persyarikatan Muhammadiyah, karena pada dasarnya UMM adalah piranti perjuangan Muhammadiyah di bidang dakwah “amar ma’ruf nahi munkar” di mana bidang pendidikan sebagai medianya. Oleh karena itu segala aktifitas dan gerak pengembangan UMM harus diupayakan selalu dengan visi dan misi persyarikatan Muhammadiyah. Kedua, Universitas Muhammadiyah Malang adalah penyelenggara pendidikan tinggi yang mempunyai tanggung jawab dan konsekuensi untuk menghasilkan lulusan baik D-III, S1 dan S2 yang berkemampuan, menguasai ilmu sesuai bidangnya dengan baik berdasarkan tuntutan standard kurikulum dan harapan masyarakat sebagai pengguna jasa lulusan pendidikan tinggi. Ketiga, atas dasar dua hal diatas maka, pengembangan Universitas Muhammadiyah Malang harus dilakukan dengan pola yang terintesi antara tuntutan persyarikatan dan tuntutan pendidikan tinggi serta masyarakat. Kerterpaduan ini diperlukan untuk mewujudkan amanat persyarikatan sebagai implementasi dari komitmennya pada nilai-nilai kebangsaan dan ke-Indonesiaan.

VISI : Menjadikan universitas terkemuka dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi yang berkeunggulan IPTEK, berbudaya dan bermoral, bersendikan pada tradisi keilmuan dan nilai keislaman.

MISI : 1. Menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas

2. Menyelenggarakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dapat memajukan kesetaraan umum.

3. Menyelenggarakan pengelolaan lembaga dengan amanah dan profesional.

4. Menyelenggarakan pembinaan civitas akademika dalam kehidupan yang islami sehingga mampu beruswah hasanah (menjadi tauladan yang baik).

5. Menyelenggarakan kerjasama dengan pihak lain yang saling menguntungkan.

TUJUAN : 1. Menghasilkan lulusan yang beriman, bertaqwa, menguasai IPTEKS, professional, kreatif, inovatif, bertanggung jawab, dan mandiri menuju terwujudnya masyarakat utama

2. a. Meningkatkan kegiatan penelitian sebagai landasan penyelenggaraan pendidikan dan mengembangkan IPTEKS.

b. Menghasilkan, mengamalkan, mengembangkan, dan menyebar luaskan IPTEKS dalam skala regional, nasional dan internasional.

3. Mewujudkan pengelolaan yang terrencana, terorganisir, produktif, efektif, efisien dan terpercaya untuk menjamin keberlanjutan universitas.

4. Mewujudkan civitas akademika yang mampu menjadi teladan dan kehidupan masyarakat.

5. Menjalin kerjasama dengan pihak lain dalam lingkup regional, nasional dan internasional untuk pengembangan pendidikan dan penelitian.

STRATEGI PENCAPAIAN TUJUAN

Core business Universitas Muhammadiyah Malang adalah industri jasa pendidikan tinggi, karena itu upaya peningkatan mutu proses belajar mengajar, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat harus secara terus menerus dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan mutu lulusan. Untuk mencapai tujuan tersebut di atas strategi yang dilakukan adalah sebagai berikut :

  1. Melakukan evaluasi diri

Evaluasi diri merupakan bagian penting dari proses pengembangan suatu program studi secara berkelanjutan. Karena itu untuk melakukan evaluasi diri, maka perlu dilakukan pengumpulan data selengkap-lengkapnya dan kemudian dilakukan analisis dan intrepretasi terhadap data tersebut. Data-data yang telah dikumpulkan kemudian diguanakan untuk melakukan analis SWOT (SWOT Analysis).

Untuk melakukan evaluasi diri, beberapa komponen yang perlu dievaluasi, antara lain ;

  1. Enviromental setting, yang meliputi kondisi eksternal yang relevan, seperti pasar tenaga kerja, perkembangan industrialisasi, pertumbuhan ekonomi dan tren perkembangan teknologi, termasuk di dalamnya demand / permintaan tenaga kerja dengan kualifikasi sarjana.
  2. Kualitas lulusan yang dihasilkan, yang antara lain meliputi waktu tunggu untuk mendapatkan pekerjaan yang pertama, IPK dan gaji pertama yang diterima,
  3. Proses belajar mengajar, karakteristik mahasiswa, manajemen dan organisasi, staf akademik, fasilitas fisik, laboratorium, perpustakaan, kurikulum dan keuangan.

Evaluasi tersebut dilakukan dengan berpijak pada jasa yang diberikan oleh Universitas Muhammadiyah Malang dan berorientasi pada kepuasan semua pelanggan (customer), baik pelanggan primer, sekunder dan tersier.

  1. Meningkatkan kualitas proses belajar mengajar melalui :
  1. Secara terus menerus konsisten untuk meningkatkan kualitas dosen :
  • Memacu dosen-dosen untuk menempuh studi lanjut, sehingga tahun 2008 semua dosen minimal sudah berkualifikasi S2.
  • Memproyeksikan dosen berkualifikasi S3 (doktor).
  • Memproyeksikan kepangkatan akademik dosen dengan prediksi pada tahun 2010 diharapkan masing-masing Program Studi sudah menghasilkan minimal 1(satu) guru besar.
  • Universitas berusaha mencari lembaga-lembaga penyandang dana (sponsor) yang dapat memberikan beasiswa bagi dosen yang akan menempuh studi lanjut.
  1. Untuk meningkatkan kemampuan mengajar dosen melalui :
  • Mencari, menemukan dan mengadopsi metode-metode pengajaran baru untuk diaplikasikan dalam proses belajar-mengajar.
  • Mengoptimalkan fungsi dan peran Badan Kendali Mutu Akademik (BKMA) guna mendukung peningkatan kemahiran mengajar bagi dosen.
  • Mengembangkan sistem pendampingan bagi dosen-dosen yunior yang belum berpengalaman oleh dosen-dosen senior.
  1. Meningkatkan mutu lulusan melalui :
  • Meningkatkan standar mutu calon mahasiswa baru (raw input) serta rekrutmen dosen dan karyawan (instrumental input) berikut promosi dan pembinaan bagi yang bersangkutan.
  • Penyempurnaan proses belajar-mengajar menuju sistem yang efisien, efektif, dan dengan cara mengarahkan mahasiswa dan dosen untuk memanfaatkan secara maksimal berbagai sumber belajar yang ada.
  • Memperbaiki sistem penilaian akademik untuk mahasiswa.
  • Perbaikan sistem pembuatan tugas akhir, terutama bagi mahasiswa yang kemampuan akademiknya dibawah rata-rata.
  1. Mengoptimalkan peran dan fungsi Badan Kendali Mutu Akademik (BKMA) untuk melakukan audit pelaksanaan proses belajar mengajar, penelitian dan penulisan karya ilmiah yang dilakukan oleh para dosen.
  1. Mengoptimalkan penggunaan digital library dan instalasi teknologi informasi yang ada untuk kegiatan proses belajar mengajar (PBM).

      1. PENCAPAIAN DALAM TRI DHARMA PERGURUAN TINGGI

Merujuk pada Tri Dharma Perguruan Tinggi di era kompetisi tinggi (hyper-competitive) ini, Universitas Muhammadiyah Malang sebagai sebuah institusi pendidikan tinggi telah mampu mengembangkan atmosfer akademik berbasis Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Beberapa kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi pada masing-masing program studi yang telah berhasil dilaksanakan oleh Universitas Muhammadiyah Malang adalah sbb:

Tabel 1: Kondisi Program Studi di Universitas Muhammadiyah Malang

Keterangan Program Studi

1 Ahwal Syakhsyiyah

2 Pend.Agama Islam

3 Magister Ilmu Agama

4 Teknik Elektro

5 Teknik Mesin

6 Teknik Industri

7 Teknik Sipil

8 D-3 Elektro

9 Teknik Informatika

Ijin (647/D/T/2005)

10 Tek. Hasil Pertanian

11 Sosial Ekonomi

12 Agronomi

13 Magister Agribisnis

Ijin (012/D/T/2004)

14 Budidaya Hutan

15 Tek Ind. Peternakan

16 Produksi Ternak

17 Budidaya Perairan

18 Pend Matematika

19 Pend Biologi

20 Pend. Civic Hukum

21 Pend. Bahasa dan Sastra

22 Pend. Bahasa Inggris

23 Magister Kebijakan Pend.

Ijin (1110/D/T/2004)

24 Ilmu Eko. &Studi Pemb

25 Manajemen

26 Akuntansi

27 D-3 Keu. &Perbankan

28 Magister Manajemen

29 Ilmu Pemerintahan

30 Sosiologi

31 Ilmu Komunikasi

32 Ilmu Kesejahteraan Sosial

33 Hubungan Internasional

Ijin (647/D/T/2005)

34 Psikologi

35 Ilmu Hukum

36 Magister Hukum

Ijin (1339/D/T/2004

37 D-Keperawatan

38 Ilmu Keperawatan (S1)

Ijin (33681/D/T/2006

39 Pendidikan Dokter

Ijin (142/DIKTI/Kep/2001

40 Farmasi

Ijin (1964/D/T/2006)

Sedangkan penelitian yang merupakan salah satu unsur Tri-dharma Perguruan Tinggi yang urgen, sekaligus menjadi media bagi sivitas akademika perguruan tinggi dalam berkiprah seiring dengan dinamika ilmu pengetahuan dan teknologi dari waktu ke waktu telah menunjukan perkembangan yang meningkat, baik yang didanai dari sumber internal (lembaga UMM) , maupun yang didanai eksternal ( DIKTI dan Instansi lainnya). Peningkatan baik dari sisi kuantintas dan maupun kualitas. Penelitian internal dengan sumber dana UMM terdiri atas Penelitian Bidang Ilmu (PBI), Penelitian Program Unggulan (P2U), Penelitian Institusional (PI) serta Program insentif Penelitian Institusional untuk mahasiswa (PIPIM). Sedangkan penelitian eksternal meliputi penelitian yang didanai dari sumber dana DIKTI, meliputi penelitian dosen muda, penelitian kajian wanita, penelitian fundamental dan Penelitian Hibah bersaing, DCRG , LPTK, CAR, penelitian Multicultural Menko Kesra, serta penelitian hasil kerjasama dengan institusi pemerintah (PEMDA) terlihat dalam tabel 2 dan tabel 3 dibawah ini.

Tabel 2: Jumlah Penelitian Internal UMM menurut Kategori Program Penelitian

No Jenis Penelitian 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006* 2000 -2006
1 Penelitian Bidang Ilmu (PBI) 179 148 133 225 246 192 95 1218
2 Penelitian Program Unggulan(P2U 0 34 26 50 40 28 14 192
3 Penelitian Institusional (PI) 0 0 11 16 14 7 5 53
4 Program Insentif Penelitian Institusional Untuk Mahasiswa (PIPIM) 0 0 0 2 0 0 1 3
Total 179 182 170 293 300 227 115 1466

* ) Semester Genap 2006 (Sumber: Lemlit-UMM, 2006)

Tabel 3: Jumlah Penelitian yang Didanai dari Sumber Dana Eksternal Tahun 2000-2006

No. Jenis Penelitian 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006+ 2000-2006
Dosen Muda 12 30 21 22 49 48 36) 218
Kajian Wanita 6 3 7 16 12 9 1 54
Penelitian Dasar 0 3 9 6 10 13 13 33
Hibah Bersaing 0 0 2 7 9 5 10 33
DCRG 3 0 0 0 0 0 0 3
LPTK 0 0 0 0 3 0 0 3
CAR 0 0 0 0 4 0 0 4
Sosial Keagamaan 0 0 0 0 2 0 0 2
LINTRAD 0 0 0 1 0 0 0 1
RUT 0 0 0 0 1 0 0 1
INOTEK 0 0 0 0 1 0 0 1

Penelitian yang Didanai Pemda dan Departemen

1

3

10

9

10

5

38
Total 21 37 42 62 100 85 65 412

(Sumber: Lemlit UMM, 2006)

Disamping dana-dana penelitian, Universitas Malang juga telah menerima bantuan dana Hibah yang dapat membantu penguatan kelembagaan di program studi di lingkungan universitas. Adapun program hibah yang diterima Universitas Muhammadiyah Malang dapat di lihat pada tabel 4.

Tabel 4: Program Hibah Yang diterima oleh Universitas Muhammadiyah Malang

tahun 2005-2006

No

Nama Program

Penerima

Besarnya Dana

Tahun Anggaran

1

A2

Teknik Sipil

1,500,000,000.00

2005-2007

2

A2

Teknologi Hasil Pertanian

1,500,000,000.00

2006 – 2008

3

A2

Agronomi

1,500,000,000.00

2006 – 2008

4

A2

IESP

1,500,000,000.00

2006 – 2008

5

A2

Teknik Mesin

1,500,000,000.00

2007 -2009

6

A2

Pendidikan Matematika

1,500,000,000.00

2007 -2009

7

A1

Pendidikan Biologi

500,000,000.00

2007 -2008

8

A1

Teknik Industri

500,000,000.00

2004-2005

9

Hibah Peralatan Laboratorium

Bahasa Indonesia

385,975,000.00

2007

10

Hibah Peningkatan Mutu Pendidikan

Universitas

390,000,000.00

2007

11

In-Herent K3

Universitas

700,000,000.00

2007

12

P3AI

Universitas

125,000,000.00

2005-2006

Kerjasama antar institusi baik di dalam maupun di luar negeri pada era globalisasi merupakan salah satu program yang selalu mendapat prioritas yang tinggi di Universitas Muhammadiyah Malang agar dapat diakui dalam dunia pendidikan internasional.Beberapa kerjasama yang pernah dilakukan terlihat pada tabel 5 dibawah ini:

Tabel 5: Kerjasama antar Institusi dengan Universitas Muhammadiyah Malang

No. Negara Perguruan Tinggi / Institusi Subyek Kerjasama
1. Indonesia Walikotamadya KDH Tk. II Malang Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat dalam rangka mewujudkan Tri Bina Cita Kota Malang sebagai kota pendidikan, kota industri dan kota pariwisata.
2. Jepang Yamaguchi University Faculty of Agriculture
  1. Exchange of research scholars
  2. Exchange of students
  3. Joint research and meeting for academic activities
  4. Exchange of publication and informations
  5. Exchange of scientific samples

The realization of these should be carried out after mutual agreement.

3. Indonesia Departemen Kehutanan & Perkebunan
  1. Penelitian dan pengembangan teknologi
  2. Pendidikan dan pelatihan

Penyiapan jasa konsultasi pembangunan kehutanan dan perkebunan

4. Indonesia PT. Seafer General Foods
  1. Pelatihan, magang kerja dan magang usaha

  2. Pengabdian pada masyarakat

Usaha kemitraan

5. Indonesia

PT. PT. Kelola Mina Laut

  1. Pelatihan, magang kerja dan magang usaha

  2. Pengabdian pada masyarakat

Usaha kemitraan

6. Indonesia

Direktorat Jenderal Urusan Pesisir, Pantai dan Pulau-Pulau Kecil

Pembangunan dan penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) dalam rangka pembangunan di wilayah pesisir, pantai dan pulau-pulau kecil.

7. Indonesia Pengadilan Tinggi Jawa Timur di Surabaya Bantuan Hukum
8. Korea Venture Academy Korea Consultation and Training Development
9. Indonesia Universitas Muhammadiyah Pare-Pare Memanfaatkan kemampuan sumberdaya yang dimiliki oleh kedua belah pihak secara maksimal dan sebaik-baiknya, agar lebih berhasil dalam pembinaan dan pengembangan kedua perguruan tinggi, khususnya dalam pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
10. Indonesia PT. Indosat (Persero) Tbk. Pengembangan Knowledge Base Society melalui Pengembangan Jaringan Cyber University – 21 untuk Mendukung Pengembangan Jaringan Informasi Antar Perguruan Tinggi di Indonesia.
11. Indonesia Universitas Brawijaya Malang Memanfaatkan kemampuan sumberdaya yang dimiliki oleh kedua belah pihak secara maksimal dan sebaik-baiknya, agar lebih berhasil dalam pembinaan dan pengembangan kedua perguruan tinggi, khususnya dalam pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
12. Indonesia Majalah GATRA
  1. Kuliah Kerja Lapang secara rutin bagi mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi
  2. Beriklan dalam bentuk Pariwara
  3. Mendatangkan seorang tokoh Pers Nasional dalam kuliah tamu

13. Australia Pusat Hak Asasi Manusia dan Pencegahan Konflik Antar Etnik di Aisa Pasifik Universitas Murdoch, Western Australia Membangun Kerjasama antara Pusat Studi Hukum dan HAN dengan Pusat HAM dan Pencegahan Terhadap Konflik antar Etnis di Asia Pasifik.
14. Indonesia Pemerintah Kabupaten Malang
  1. Meningkatkan kemampuan Sumber Daya Manusia

Meningkatkan kesejahteraan rakyat

15. Indonesia IALF Education for Development Bali Course
16. Indonesia PT. Nusa Indo Agro Madani Meningkatkan kemampuan Sumber Daya Manusia dan fungsi kelembagaan kedua belah pihak khususnya dalam mendukung pembangunan Peternakan – Perikanan.
17. Indonesia Perhimpunan Indonesia Bangkit Meningkatkan efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan pendidikan di Perguruan Tinggi dalam membangun Sumber Daya Manusia, melalui : konsultasi, pelatihan dan kemitraan.
18. Indonesia Universitas Negeri Malang Meningkatkan serta memupuk hubungan kelembagaan antara kedua belah pihak dalam melaksanakan kegiatan Pendidikan, penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat.
19. Indonesia Yayasan Dana Sejahtera Mandiri

Pengembangan Ekonomi Masyarakat di sekitar kampus Universitas Muhammadiyah Malang

20. Indonesia

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)

Peningkatan Sumber Daya Manusia dalam upaya pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)

21. Indonesia Universitas Airlangga Memanfaatkan kemampuan sumberdaya yang dimiliki oleh kedua belah pihak secara maksimal dan sebaik-baiknya agar lebih berhasil dalam pembinaan dan pengembangan kedua perguruan tinggi, khususnya dalam pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
22. Indonesia PT. NATRAMA Memanfaatkan kemampuan sumberdaya yang dimiliki oleh kedua belah pihak secara maksimal dan sebaik-baiknya, agar lebih berhasil dalam pembinaan dan pengembangan bersama, khususnya dalam kerjasama antara Universitas Muhammadiyah Malang dengan Institusi di Luar Negeri
23. Indonesia

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)

Meningkatkan kemampuan kedua belah pihak dalam mengemban tugas dan misinya untuk mendukung peningkatan pembangunan nasional, khususnya di bidang penelitian dan pemasyarakatan ilmu pengetahuan dan teknologi.

24. Indonesia STIE Muhammadiyah Palopo Peningkatan kelembagaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pembinaan akademik.
25. Indonesia PT. Solar Sahara Investment Memanfaatkan kemampuan sumberdaya yang dimiliki oleh kedua belah pihak secara maksimal dan sebaik-baiknya, agar berhasil dalam pembinaan dan pengembangan bersama, khususnya dalam pengembangan tiga jurusan pada Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Malang, yaitu jurusan Akuntansi, Manajemen dan Studi Pembangunan.
26. Indonesia Institut Teknologi Surabaya Memanfaatkan kemampuan sumberdaya yang dimiliki oleh kedua belah pihak secara maksimal dan sebaik-baiknya, agar lebih berhasil dalam pembinaan dan pengembangan bersama, khususnya dalam pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
27. Hong Kong Lingnan University
  1. Teaching and Learning
  2. Research
  3. Student Affairs

International Coopertion

28. Indonesia The Public Affairs Section of The US. Embassy Jakarta Pengadaan akses informasi baik tulis maupun non tulis untuk public yang berkaitan dengan Amerika Serikat dan Universitas Muhammadiyah Malang yang diberi nama American Corner.
29. Indonesia JAWA TIMUR PARK Meningkatkan kemampuan dalam hal pembangunan dan pendayagunaan ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai dengan kebijakan pembangunan dan potensi yang dimiliki oleh kedua belah pihak.
30. Indonesia Politeknik Negeri Banjarmasin Memanfaatkan kemampuan sumberdaya yang dimiliki oleh kedua belah pihak secara maksimal dan sebaik-baiknya, agar lebih berhasil dalam pembinaan dan pengembangan bersama, khususnya dalam pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
31. Indonesia Mahkamah Konstitusi Mengembangkan pengkajian dan pendidikan hokum dan konstitusi, serta sumberdaya manusia di bidang hokum dan konstitusi.
32. Indonesia Fulbright Indonesia – AMINEF Kerjasama Kuliah Postgraduate
33. Malaysia Universiti Kebangsaan Malaysia
  1. Program pertukaran pelajar
  2. Kerjasama penyelidikan dan penerbitan
  3. Penyertaan di dalam seminar dan masyarakat akademik
  4. Kebudayaan dan seni

Akademik dan pengajaran

34. Indonesia PT. Pasifik Lintas Buana

Internet Service Provider

Penjualan jasa Internet
35. Indonesia Yamaha Motor Pengembangan Kurikulum dan Laboratorium Otomotif Sepeda Motor Yamaha.
36 Indonesia Centre for Strategic And International Studies (CSIS) Memanfaatkan kemampuan sumberdaya yang dimiliki oleh kedua belah pihak.
37. Indonesia Universitas Muhammadiyah Pontianak Memanfaatkan kemampuan sumberdaya yang dimiliki oleh kedua belah pihak, agar lebih berhasil dalam pembinaan dan pengembangan kedua perguruan tinggi, khususnya dalam pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi
38. Indonesia International Eco Resource Inc. Memanfaatkan kemampuan sumberdaya yang dimiliki oleh kedua belah pihak secara maksimal dan sebaik-baiknya, agar lebih berhasil dalam pembinaan dan pengembangan kedua perguruan tinggi, khususnya dalam pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
39. Indonesia Komisi Yudisial Republik Indonesia Pengembangan Institusi dan Peningkatan program kerja masing-masing lembaga dalam rangka pelaksanaan tugas dan kewenangannya.
40. Indonesia Universitas Airlangga Surabaya Meningkatkan hubungan kelembagaan dan kekeluargaan antara kedua belah pihak dalam hal :

  1. penyelenggaraan Program Studi Farmasi Universitas Muhammadiyah Malang,

melaksanakan kegaitan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di bidang sains dan teknologi farmasi.

41. Indonesia Universitas Muhammadiyah Gresik Meningkatkan hubungan kelembagaan dan kekeluargaan antara kedua belah pihak dalam hal penyelenggaraan Program Pasacasarjana.
42. Norwegia Norwegian Center for Human Right kerjasama penelitian
43. Belanda Tilburg University Kerjasama penelitian Psikologi Multikultur
44. Polandia The Academy of Humanities and Economics (AHE) kerjasama penelitian
45. Turki The Dokuz Eylul University (D.E.U.) kerjasama penelitian
46. India The NMKRV College For Women Kerjasama penelitian Cross Cultural Entrepreneurship and Management for Gender Equality.” Kegiatan ini akan dilaksanakan pada selama 5 tahun mulai 2007 sampai dengan 2012
47. Belanda Islamic University of Roterdam Pengembangan institusi
48. Belanda Universitas Utrecht Pengembangan institusi
49. Australia Australian Consortium for In Country Indonesian Studies (ACICIS), UMM melakukan perpanjangan kerjasama dengan ACICIS 8 Nopember 2006 yang telah dimulai sejak 1994. Anggota konsorsium ini meliputi berbagai universitas di Australia yang antara lain Murdoch, New South Wales, Monash, Australia National University (ANU), Flinders, Western Sydney, University of Technology Sydney, University of New England, Queensland, Deakin, Curtin University of Technology, University of Western Australia, Sydney University, Charles Darwin University, La Trope University, University of London di Australia, University of Adelide, Melbourne University, Tasmania University, dan Wollongong University.

C. RENCANA PENGEMBANGAN

Untuk meraih visi dan misi yang telah dicanangkan oleh Universitas Muhammadiyah Malang beberapa langkah pengembangan yang akan di lakukan antara lain:

  1. Menciptakan trust dan confidence untuk stakeholder Universitas Muhammadiyah Malang.

Strategi pengembangan ini amatlah penting bagi universitas, karena merupakan salah satu bentuk dari public and social accountability universitas. Dalam membangun sarana fisik, sampai saat ini Universitas Muhammadiyah Malang telah memiliki tiga kampus yang representatif dan modern. Fasilitas ini dilengkapi dengan sarana dan prasarana sebagai daya dukung pengembangan keilmuan yang dibutuhkan (multimedia classis, monitoring system for learning processes). Selain itu telah memiliki sejumlah dosen tetap yang cukup, baik dari sisi kuantitas maupun kualitasnya. Telah tersedia sejumlah Laboratorium yang diperlukan, perpustakaan modern, fasilitas olahraga, seni maupun pusat pembinaan keagamaan berupa masjid yang tidak saja difungsikan sebagai tempat ibadah melainkan juga sebagai tempat kajian dan pendalaman wawasan keislaman dan kemasyarakatan. Fasilitas yang dimiliki sebagaimana tergambar diatas, sebenarnya baru sebagian dari sekian besar yang hendak diwujudkan oleh Universitas Muhammadiyah Malang.

Universitas Muhammadiyah Malang, ingin menjadikan kampus ini bukan sekedar sebagai tempat transformasi ilmu dari pihak dosen kepada mahasiswa yang berlangsung secara formal dan mekanis sifatnya, begitu pula tidak sekedar menyelenggarakan ujian-ujian untuk memperoleh sertifikat dan tanda lulus, lebih dari itu ingin menjadikan dirinya benar-benar sebagai Rumah Ilmu. Yakni sebagai rumah ilmu para penghuninya yang selalu memiliki ciri khas mengedepankan keberanian yang bertanggung jawab, kebebasan yang didasari kekuatan nalar yang kokoh serta keterbukaan dalam menerima segala informasi keilmuan yang diperlukan. Orang-orang yang menyandang predikat seperti ini adalah para pecinta ilmu dan kebenaran yang hakiki. Kampus yang demikian, di dalamnya terdapat orang-orang yang dalam hidupnya mencurahkan pikiran dan tenaganya hanya untuk mengembangkan llmu Pengetahuan.

Sebagai orang-orang yang tinggal di rumah ilmu yang dilakukan adalah kegiatan-kegiatan akademik, seperti kegiatan perkuliahan, diskusi, dialog, meneliti, mencari temuan-temuan melalui literatur, penelitian di laboratorium, dan perenungan terhadap hasil-hasil pengamatannya. Kampus sebagai Rumah llmu sebagaimana tergambar dengan sederet ciri khas yang dikedepankan diatas tentunya lulusan yang diinginkan adalah terwujudnya sumberdaya manusia masa depan yang memiliki kekokohan intelektual, kedalaman spiritual, moral yang tinggi, ketrampilan yang handal, yang kesemuanya termanifestasikan dalam bentuk kesalehan teologis maupun kesalehan sosial serta memiliki visi yang jelas dan wawasan yang luas. Cita-cita itu menuntut sikap, perilaku dan cara berpikir yang rasional dari setiap sivitas akademika. Karena itu, Universitas ini dari waktu ke waktu terus melakukan penyempurnaan melalui penambahan sarana dan prasarana. Dalam bidang akademik, pembangunan rasa percaya diri ini di manisfestasikan dalam berbagai kegiatan ilmiah seperti perolehan program-program hibah kompetisi A1 dan A2 oleh Dirjen Dikti, Hibah Peningkatan Mutu Pendidikan, Hibah Peralatan Laboratorium, Hibah internal Peningkatan Mutu Jurusan yang diberikan secara berjenjang sesuai dengan perolehan nilai akreditasi. Disamping secara kelembagaan, penguatan staf akademik dilakukan dengan memacu secara berkesinambungan pada penelitian dosen muda, fundamental dan hibah bersaing, penulisan buku-buku ajar dan buku penunjang, sertifikasi laboratorium secara nasional dan internasional serta perbaikan proses belajar mengajar.

  1. Membangun competitive advance centres.

Dengan membangun pusat-pusat keunggulan di bidang akademik dan eunterpreuner akan membangun brand image di masyarakat. Strategi USE PDSA dapat dipergunakan dalam membangun competitive advance centres. Pengembangan bidang ini harus dipandang sebagai suatu perbaikan terus menerus (continues improvement), sehingga tugas utama pimpinan yaitu melakukan perbaikan proses yang terjadi secara terus menerus dengan membuat keputusan yang efektif untuk menyelesaikan masalah-masalah bisnis yang ada berkaitan dengan ini bisa menggunakan pembuatan keputusan USE PDSA, yaitu;

U Understand improvement needs

S State the problem

E Evaluate the root Cause (s)

P Plan the solution

D Do or implement the solution

Beberapa contoh pusat unggulan yang telah dikembangkan oleh Universitas Muhammadiyah Malang seperti: Pusat Pengembangan Bioteknologi, Unit Produksi Internet, Bengkel Motor terintegrasi, Hotel, UMM Dome, KBA, ATC dapat digunakan oleh sivitas akademika untuk mengembangkan diri secara nyata dalam berkehidupan di masyarakat.

  1. Mengembangkan ICT ( Information and Communication Technology)

Dengan membangun dan mengembangkan ICT yang dipergunakan dalam proses-proses belajar mengajar, manajemen dan interaksi antar unit di universitas. Pengembangan komunitas ICT di dalam kampus diimbangi dengan pembangunan prasarana IT yang memadai seperti koneksi dengan menggunakan serat optik, Server dengan multi processor, koneksi internet 2 MB, dukungan software-software yang legal, sertifikasi internasional, dan pengembangan monitoring system for learning processes. Kepercayaan Dikti untuk memberikan Hibah Inherent K3 pada tahun 2007 dan penyelenggara Pendidikan Jarak Jauh S1 PGSD akan dapat membantu pengembangan ICT secara signifikan.

  1. Membangun profesionalisme, menjamin kualitas dan menjaga hubungan baik dengan stakeholder.

Pengertian Jaminan kualitas (Quality Assurance) mulai masuk pada istilah pendidikan lebih dari sepuluh tahun yang lalu, proses ini menyediakan organisasi dengan akreditasi untuk mengukur kualitas pada bidang pendidikan dan kesehatan. Pada negara-negara yang telah maju lain, quality assurance juga telah diimplementasikan dalam pendidikan, dimana quality assurance dapat dilihat sebagai bentuk akuntabilitas untuk standar profesional..

Dengan adanya penjaminan mutu di bidang akademik, karyawan, layanan, keuangan, dan kesesuaian antara produk akademik yang dihasilkan oleh Universitas Muhammadiyah Malang dengan stakeholder, akan menumbuhkembangkan rasa saling percaya dan membangun image universitas yang baik di masyarakat. Apabila masyarakat merasa puas, maka akan terjalin keterikatan secara emosional dan secara bertahap akan mengembangkan loyalitas pada universitas.

  1. Membangun kerjasama dengan institusi lain.

Membangun jalinan kerjasama dengan isntitusi lain merupakan hal yang tidak dapat di hindari. Karena pesatnya perkembangan teknologi informasi dalam era globalisasi ini, maka dunia akan terasa menjadi lebih kecil karena jarak sudah tidak lagi menjadi hambatan dalam berkomunikasi. Dengan komunikasi keterbatasan geografis seakan menghilang dan menjadi satu kesatuan masyarakat global.

  1. Mengembangkan komitmen ke-Islaman dan ke-Muhammadiyahan (AIK) pada sivitas akademika.

Tujuan Universitas Muhammadiyah Malang adalah: “Melahirkan sarjana Muslim yang cakap yang berakhlak mulia, percaya pada diri sendiri, berguna bagi masyarkat dan Negara, dan beramal menuju terwujudnya masyarakat utama, adil dan makmur yang diridhoi Allah s.w.t.” Mencermati tujuan UMM tersebut, maka outcomes yang diinginkan adalah terwujudnya sumber daya manusia (SDM) masa depan yang memiliki kekokohan intelektual, kedalaman spiritual, karakater, moral yang tinggi (noble character) dan keterampilan yang handal. Bentuk ini termanisfestasikan dalam bentuk kesalehan teologis, kesalehan sosial, memiliki visi yang jelas, wawasan dan pengetahuan luas (broad knowledge). Berangkat dari tujuan UMM di atas, maka pendidikan dan pembinaan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) merupakan suatu hal yang harus dilaksanakan.

Pendidikan AIK pada dasarnya diarahkan untuk membantu sivitas akademika dalam mempelajari, menghayati dan mengaplikasikan ajaran Islam sesuai dengan tingkat dan kadar pengetahuan keislaman mereka masing-masing. Karena itu, pendidikan AIK diharapkan dapat (1) Memberikan kerangka bagi sivitas akademika dalam mengembangkan wacana keilmuan, (2) memberikan kerangka moral dan karakater bagi perilaku kehidupan mereka sehari-hari, (3) memberikan dasar-dasar keterampilan keagamaan sebagai modal utama untuk melaksanakan dakwah di masyarakat.